Sebelum Beli Pipa, Ketahui Dulu Informasi Seputar Pipa Schedule

27 September 2022

Pada dasarnya dalam mengalirkan fluida, setiap industri membutuhkan ukuran ketebalan pipa yang berbeda-beda. Parameter ukuran ketebalan pipa yang baku disebut schedule atau sch, yang merupakan istilah dari American National Standards Institute atau ANSI. Selain panjang dan diameternya, Anda pun perlu tahu pipa sch yang dibutuhkan ketika memutuskan ingin membeli pipa. Pada artikel ini akan dijelaskan seputar penomoran pipa schedule dan ketebalan pipa yang sering digunakan di industri.


Penomoran Pipa Schedule


Untuk memberikan nomor pada tiap ukuran ketebalan pipa umumnya ditambahi angka sebagai kode yang letaknya setelah penulisan ‘schedule’, seperti pipa schedule 40, pipa schedule 80, dan lainnya. Parameter pipa sch sendiri ditentukan oleh ASME B36.10M, yang merupakan standar pengukuran dimensi pipa.
Penomoran pipa ini tidak berdasarkan diameternya karena memang schedule sendiri tidak memiliki ukuran pasti, namun memiliki nomor panduan sesuai dengan rumus ketebalan dinding pipa. Dua pipa dengan diameter sama pun mungkin memiliki schedule yang berbeda. 
Namun, jika membutuhkan pipa untuk mengalirkan suhu atau tekanan tinggi, pilihlah pipa schedule dengan nomor besar. Begitu juga sebaliknya. Kini pun pipa sch memiliki 14 penomoran, namun yang paling sering digunakan adalah pipa schedule 40 dan 80.

Karakteristik Pipa Schedule 40 dan 80


Di dunia perpipaan, pipa sch 40 dan 80 sering dipilih berbagai industri karena memiliki ketahanan tinggi terhadap suhu, serta tekanan ekstrim. Berikut ini karakteristik dari kedua ketebalan pipa tersebut.

1. Pipa Schedule 40


Pipa schedule 40 umumnya terbuat dari baja ringan yang mengandung karbon 0,2% - 0,25% dan sebagian besar komposisinya mengandung besi. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap karat, produsen banyak yang melapisi pipa sch 40 dengan lapisan seng. Soal ukurannya, pipa sch 40 hadir dalam beragam ukuran. Sebagai contoh, pipa sch 40 dengan diameter 2,5 inci memiliki 2,469 inci untuk diameter dalam dan 2,875 inci untuk diameter luarnya. 
Baca juga: Begini Cara Membaca Tabel Pipa Sch 40 dan Kisaran Harganya

2. Pipa Schedule 80


Tampilan pipa sch 40 dan 80 memang terlihat sangat mirip, bahkan beberapa orang menyamakan kedua ketebalan tersebut. Padahal, pipa sch 80 memiliki dinding yang lebih tebal, diameter dalam yang lebih kecil, dan lebih berat dibanding sch 40. Hal inilah yang membuat pipa sch 80 mampu menangani tekanan dan suhu lebih tinggi dibandingkan dengan sch 40.
Dari kedua pipa sch yang disebutkan di atas, manakah yang dipilih untuk kebutuhan industri? Jika bingung menentukannya, Anda bisa berkonsultasi dengan penjual di toko pipa.
Untuk kebutuhan pipa schedule 40 dan 80, Anda bisa menemukannya di PT Karya Prima Suplindo . Sebagai stockist material konstruksi pipeline untuk industri migas yang sudah berdiri lebih dari 30 tahun, PT Karya Prima Suplindo sudah diandalkan untuk kebutuhan pipa oleh banyak perusahaan migas di Indonesia.
PT Karya Prima Suplindo menjual forged flange, forged fitting, butt-weld fitting, stud bolt, nut, gasket, dan pipa yang bisa Anda cek lengkapnya di katalog mereka. Untuk produk pipa , tersedia pipa seamless dengan schedule 40 dan 80. Untuk ukurannya tersedia dari ½ inci hingga 16 inci dengan pilihan bahan carbon steel dan stainless steel, serta juga ada tipe 304 dan 316. Soal brand, tersedia dari TPCO, Tubos Reunidos, Kobe Steel, Tenaris, Benteler, Nippon Steel, JFE, dan Sanyo Special Steel yang 100% terjamin original, 
Seluruh produk yang dijual PT Karya Prima Suplindo telah memenuhi standar dari ASTM, ASME, dan API sehingga kualitasnya sudah pasti bagus. Selain itu, harganya kompetitif dan produknya selalu ready stock. Untuk melakukan pemesanan bisa dengan cara klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah. Juga, bisa menghubungi salah satu nomor telepon atau alamat email yang tertera di bawah. Nantinya akan terhubung langsung dengan customer service PT Karya Prima Suplindo dan mereka akan sigap melayani segala kebutuhan Anda!

Carbon Steel Pipe
October 5, 2026
Sistem perpipaan merupakan bagian penting dalam berbagai sektor industri, mulai dari minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, manufaktur, hingga konstruksi.
Full Coupling
October 4, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, setiap komponen memiliki peran penting untuk menjaga kelancaran dan keamanan aliran fluida.
Elbow Pipa
October 3, 2026
Sistem perpipaan merupakan tulang punggung operasional di industri kimia dan petrokimia. Melalui jaringan pipa inilah berbagai jenis fluida, mulai dari bahan baku, bahan kimia korosif, gas, hingga produk akhir, dialirkan secara aman dan efisien dari satu proses ke proses lainnya.
Stud Bolt Metric
October 2, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, sambungan flange menjadi salah satu titik paling penting yang menentukan keamanan dan keandalan operasional.
Flange Lap Joint
October 1, 2026
Flange lap joint merupakan salah satu jenis flange yang banyak digunakan dalam sistem perpipaan industri karena menawarkan fleksibilitas tinggi saat proses pemasangan maupun perawatan.
Pipa Schedule
September 29, 2026
Dalam dunia industri, pemilihan pipa tidak cukup hanya berdasarkan diameter atau material. Salah satu faktor yang sangat menentukan performa dan keamanan sistem perpipaan adalah pipe schedule atau pipa schedule.
Reducer Socket
September 28, 2026
Sistem perpipaan yang baik tidak hanya bergantung pada kualitas pipa, tetapi juga pada komponen penyambung atau fitting yang digunakan. Salah satu fitting yang memiliki peran penting dalam menghubungkan pipa dengan ukuran berbeda adalah Reducer Socket.
Elbow Short Radius
September 27, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, setiap komponen memiliki fungsi yang saling mendukung agar aliran fluida dapat berjalan secara aman dan efisien.
BX Gasket
September 26, 2026
Dalam dunia industri, terutama pada sektor minyak dan gas, petrokimia, serta pembangkit listrik, keandalan setiap komponen sangat menentukan kelancaran operasional.
Stud Bolt M16
September 25, 2026
Dalam berbagai sektor industri, kekuatan sebuah sambungan menjadi faktor penting yang menentukan keamanan, efisiensi, dan umur pakai suatu sistem.