Cara Mengukur Diameter Pipa Besi dengan Tepat

August 18, 2022

Pada umumnya, pipa besi memiliki beragam jenis bahan, ukuran ketebalan, ukuran diameter, serta bobot yang masing-masingnya memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada kalanya Anda perlu mengetahui ukuran diameter pipa untuk membantu proses instalasi, finishing, dan pengangkutan dalam proyek konstruksi pipeline.
Mengukur
diameter pipa pun penting dilakukan jika menyangkut pemasangan pipa untuk sistem saluran minyak, gas, dan air karena akan memengaruhi pengaliran fluida dengan tepat. Dikarenakan tak bisa dilakukan sembarangan, terdapat sejumlah cara mengukur diameter pipa yang perlu dipelajari seperti yang dijelaskan berikut ini. Namun, sebelum mengukur diameter, marti ketahui dulu beragam istilah yang ada pada diameter pipa besi.

sumber: heatylab.com

Istilah pada Diameter Pipa Besi


Terdapat beberapa istilah pada diameter pipa besi yang perlu Anda ketahui sebelum mulai mengukurnya.

1. NPS


NPS atau Nominal Pipe Size adalah sebuah istilah yang digunakan untuk penomoran ukuran diameter pipa. Istilah ini berasal dari Kanada, Amerika Utara, yang kini dijadikan sebagai acuan dasar pengukuran diameter pipa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

2. NB


NB atau Nominal Bore adalah sebuah istilah yang menggambarkan diameter pipa khusus di daerah Amerika Serikat.

3. DN


DN atau Diameter Nominal merupakan sebuah istilah penomoran ukuran diameter pipa dalam lingkup Eropa dan juga internasional. Namun, perhitungan pengukuran DN dan NPS berbeda. Sebagai contoh, metrik yang setara dengan pipa NPS 6 atau 6 inci adalah DN 150, yang jika ingin mengonversi dari NPS 6 ke DN cukup kalikan 6 x 25 = 150 mm.

4. Sch


Sch atau schedule merupakan sebuah istilah ketebalan dinding pipa, yang mana pada pengukuran diameter juga perlu mengetahui ketebalan dari pipa tersebut. Schedule tidak memiliki ukuran tepat, namun ada nomor panduan yang sesuai dengan rumus ketebalan dinding pipa, ada 14 penomoran, namun penomoran yang paling sering digunakan di industri adalah sch 40, sch 80, dan sch 160.

Untuk diketahui, pada dua pipa yang memiliki diameter sama belum tentu memiliki ketebalan dinding sama juga. Untuk itu, bila ingin membeli banyak pipa untuk industri, pastikan diameter dan ukurannya sama. Disarankan jika mengalirkan fluida atau industrinya berada di lingkungan dengan suhu dan tekanan tinggi, memilih penomoran schedule pipa yang lebih besar karena semakin besar nomornya semakin tebal pipanya, begitu pun sebaliknya.

5. Diameter Luar dan Dalam


Diameter pipa besi tidak hanya memiliki satu jenis diameter karena adanya ketebalan, membuat pipa memiliki dua jenis, yakni diameter dalam dan luar. Sesuai namanya, diameter dalam diukur dari satu sisi dalam ke sisi lainnya, begitu juga bila mengukur diameter luas diukur dari satu sisi luar ke sisi lain.

Namun, dalam memesan pipa, Anda tidak bisa menyebutkan ukuran diameter luar dan dalam saja, Cukup sebutkan berapa inci diameter yang dibutuhkan, berapa sch, apa jenis pipanya (welded atau seamless), serta apa jenis materialnya. Dengan menyebutkan empat poin tersebut, penjual akan paham kebutuhan pipa yang Anda butuhkan. Nah, agar memastikan kebutuhan diameter pipa yang didapat sesuai dibutuhkan, Anda bisa mengikuti sejumlah cara pengukurannya berikut ini. Cara pengukuran ini juga bisa diterapkan ketika membeli pipa untuk memastikan apakah diameter yang dibutuhkan sesuai atau tidak.

Baca juga:
Agar Tak Salah Beli Diameter Pipa 3 Inch, Kenali Istilah Berikut

Cara Mengukur Diameter Pipa Besi


Berikut ini beberapa cara mengukur diameter pipa besi yang perlu diketahui menggunakan sejumlah alat bantu.

1. Penggaris atau Pita Pengukur


Untuk mendapatkan hasil ukuran yang tepat, Anda bisa mengukur diameter pipa dari dalam dan luar. Anda bisa memulainya dengan mengukur luar pipa untuk mendapatkan diameter luar. Kemudian, ukur diameter dalam pipa dengan menghitung ketebalan pipa dan kurangi angkanya dengan ukuran diameter luar. Untuk melakukan pengukuran ini akan lebih mudah jika menggunakan penggaris atau pipa pengukur.

2. Laser Sensor 


Anda bisa memanfaatkan teknologi yang ada, seperti menggunakan laser sensor untuk menghitung diameter pipa. Pada teknologi laser sensor terdapat digital processor yang bermanfaat untuk mengukur jarak asli antara sensor dengan pipa. Penggunaan laser sensor merupakan salah satu cara pengukuran diameter yang dianggap akurat dan cepat untuk mengukur berbagai macam pipa, baik yang ukurannya besar maupun kecil.

3. Mikrometer


Mengukur diameter pipa dengan mikrometer bisa hasilkan angka yang lebih akurat, bahkan bisa mengukur mencapai 0,01 mm. Nah, bila ingin mengukur diameter pipa yang berukuran sangat kecil dianjurkan menggunakan mikrometer karena akan lebih sulit jika mengukurnya menggunakan penggaris atau alat bantu lainnya.

Untuk mengukur diameter pipa bagian luar, cukup taruh pipa di antara spindle dan anvil mikrometer, kemudian putar ujungnya hingga terdengar bunyi klik tiga kali. Lalu, cek bagian kanan atau skala nonius dan hasil angkanya akan muncul.

Umumnya, mikrometer terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu ada mikrometer manual, mikrometer digital, mikrometer sekrup luar, mikrometer sekrup dalam, dan mikrometer sekrup kedalaman. Setiap jenisnya memiliki kelebihan kekurangannya tersendiri.

Untuk kebutuhan diameter pipa yang lengkap, artikel ini merekomendasikan Anda membeli di
PT Karya Prima Suplindo . Pemasok material kebutuhan industri migas yang telah berdiri sejak tahun 1986 ini sudah diandalkan oleh banyak perusahaan besar migas di Indonesia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konstruksi pipeline.
PT Karya Prima Suplindo menjual
pipa seamless dengan diameter lengkap, dari ½ inci sampai 16 inci. Dari segi materialnya, ada carbon steel dan stainless steel yang mana keduanya awet digunakan dan memiliki ketahanan yang baik untuk berbagai tekanan, serta suhu tinggi. Menariknya lagi, PT Karya Prima Suplindo menawarkan beragam pipa besi dari brand terpercaya di kalangannya. Ada pipa Kobe Steel, Benteler, Heng Yang, Nippon Steel, JFE, TPCO, Tubos Reunidos, dan Sanyo Special Steel yang keasliannya dijamin 100%. Spesifikasi pipa carbon yang tersedia ada ASTM SA/A106 - B / API 5L – B / API 5L – X42. Sementara, untuk spesifikasi pipa stainless ada ASTM SA/A312 TP304/304L atau ASTM SA/A312 TP316/316L.
Tidak hanya menjual pipa seamless, namun juga tersedia butt-weld fitting, forged fitting, forged flange, gasket, stud bolt, dan nut di pemasok ini yang bisa cek spesifikasi detailnya di
katalognya . Setiap produk yang dijual PT Karya Prima Suplindo sudah sesuai dengan spesifikasi standar global ASTM, API, dan ASME sehingga kualitasnya terjamin bagus. Soal harga, PT Karya Prima Suplindo menawarkan harga yang kompetitif dengan kualitas produk bermutu tinggi.
Jika Anda ingin langsung melakukan pemesanan atau memiliki pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi alamat email, nomor kontak yang tertera di bawah atau juga bisa klik ikon
WhatsApp yang ada di pojok kanan bawah. Nantinya tim customer service PT Karya Prima Suplindo akan melayani pemesanan dengan sigap dan pengiriman barang bisa tiba di tempat Anda dengan cepat karena produk mereka pun selalu ready stock sehingga tak perlu lama menunggu.

Pipa Schedule
March 11, 2026
Dalam dunia konstruksi, manufaktur, hingga instalasi perpipaan industri, istilah pipa schedule sering digunakan untuk menentukan ketebalan dinding pipa.
BX Gasket
March 11, 2026
Dalam sistem perpipaan dan peralatan industri bertekanan tinggi, gasket memiliki peran krusial sebagai komponen penyekat untuk mencegah kebocoran fluida.
Heavy Hex Nut
March 11, 2026
Dalam proyek konstruksi skala besar seperti pembangunan gedung bertingkat, hingga infrastruktur berat, pemilihan komponen pengikat memiliki peran yang sangat krusial.
Orifice Flange
March 10, 2026
Orifice flange merupakan komponen penting dalam sistem perpipaan industri yang berfungsi untuk mengukur laju aliran fluida (flow rate). Agar hasil pengukuran akurat dan sistem tetap aman, instalasi orifice flange harus dilakukan dengan benar dan sesuai standar yang berlaku seperti ASME, ISO, dan API.
Fitting Indonesia
March 10, 2026
Industri minyak dan gas merupakan sektor strategis yang membutuhkan sistem perpipaan dengan standar keamanan dan ketahanan tinggi. Salah satu komponen krusial dalam sistem ini adalah fitting pipa.
Pipa SCH
March 10, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, pemilihan pipa tidak hanya ditentukan oleh diameter dan material, tetapi juga oleh ketebalan pipa yang dinyatakan dalam Schedule (SCH).
Sockolet
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan industri modern, setiap komponen memiliki peran krusial untuk memastikan aliran fluida berjalan aman, efisien, dan sesuai standar teknis.
Concentric Reducer
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan tekanan tinggi, setiap komponen harus mampu menjaga kekuatan, keamanan, dan efisiensi aliran fluida. Salah satu fitting yang memiliki peran penting adalah concentric reducer.
Ring Joint Gasket
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan industri yang beroperasi pada tekanan dan suhu ekstrem, pemilihan gasket yang tepat menjadi faktor krusial untuk menjaga keselamatan dan keandalan sistem.
Flange Weld Neck
March 5, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, flange weld neck menjadi salah satu komponen penting yang digunakan pada aplikasi bertekanan tinggi dan suhu ekstrem.