Tabel Ukuran Diameter Pipa dan Cara Pengukurannya

November 28, 2022

Pada umumnya, ukuran diameter pipa di pasaran ada beragam sehingga penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan perpipaan industri apa pun. Ukuran diameter pipa pun tak hanya bisa dihitung berdasarkan inci, tapi ada sejumlah istilah lainnya yang memengaruhi ukurannya yang perlu diketahui bagi yang ingin membeli pipa. Ada beragam ukuran diameter pipa di pasaran sehingga Anda perlu mengetahui diameter pipa yang sesuai. Bagi yang ingin membeli pipa, namun masih kebingungan mencari ukuran diameter pipa yang sesuai, simak tabel ukurannya berikut dan cara pengukurannya agar mendapatkan yang pas sesuai kebutuhan.


Tabel Ukuran Diameter Pipa


Berikut adalah tabel ukuran diameter pipa ½ inci hingga 2 inci dengan sch 40, sch 80, dan sch 60 beserta penjelasan untuk setiap istilah, serta cara membaca tabel.


Penjelasan istilah pada tabel:
  • NPS (Nominal Pipe Size) adalah acuan dasar penomoran diameter pipa
  • OD (Outside Diameter) adalah diameter luar
  • Sch (schedule) adalah ketebalan pipa

Cara membaca tabel di atas diawali dengan melihat nomor pada kolom NPS dan OD, kemudian pilihlah kolom schedule pipa. Sebagai contoh, NPS ½ inci dengan ukuran diameter luar 21,3 mm yang memiliki sch 40 ketebalan dindingnya sebesar 2,77 mm.
Baca juga: Daftar Ukuran Diameter Pipa Seamless Sch 40 dan Sch 80

Istilah Umum Diameter Pipa


Selain ketiga istilah di atas, terdapat beberapa istilah lainnya yang umumnya digunakan dalam menjelaskan diameter pipa. Agar lebih mengenal diameter pipa lebih lanjut dan tidak salah membeli pipa, simak sejumlah istilah diameter pipa berikut ini beserta penjelasannya.

1. NPS


NPS atau Nominal Pipe Size adalah istilah yang digunakan untuk mengukur diameter pipa besi yang berasal dari Kanada (Amerika Utara). Istilah ini sudah digunakan di perpipaan seluruh dunia, termasuk juga Indonesia.

2. NB


NB atau Nominal Bore adalah istilah lain untuk menyebut diameter pipa besi. Istilah ini digunakan di Amerika Serikat.

3. DN


DN atau Diameter Nominal adalah istilah di internasional dan Eropa untuk mengukur diameter pipa besi. Cara perhitungan DN berbeda dengan NPS. Sebagai contoh, NPS 6 setara dengan DN 150. Untuk mengonversinya, cukup kalikan NPS dengan 25 untuk mendapatkan nilai dalam milimeter. Jadi, perhitungannya adalah 6 x 25 = 150 mm.

4. Schedule


Selain diameter, penting juga memperhatikan ketebalan pipa, yang disebut "schedule" atau "sch". Sebenarnya, tidak ada ukuran pasti untuk sch seperti istilah lainnya. Tetapi, ada nomor panduan yang sesuai dengan ketebalan dinding pipa. Saat ini ada 14 penomoran schedule, tetapi ketebalan yang umumnya digunakan dalam industri adalah sch 20, sch 40, sch 80, dan sch 160. Semakin besar nomornya maka semakin tebal dinding pipa, begitu juga sebaliknya.

Perlu diketahui, dua pipa dengan diameter yang sama dapat memiliki schedule yang berbeda yang artinya dua pipa tersebut memiliki ketebalan dinding yang berbeda. Jika Anda memerlukan pipa untuk tekanan dan suhu tinggi, seperti untuk kebutuhan industri migas, pilihlah schedule dengan nomor lebih besar. Begitu juga sebaliknya jika industri Anda mengalirkan fluida dengan suhu dan tekanan tinggi maka pilihlah nomor schedule yang rendah.

5. Diameter Luar dan Dalam


Pipa besi memiliki dua jenis diameter, yakni diameter luar dan diameter dalam. Diameter luar adalah jarak dari luar pipa ke luar sisi sebelahnya, sementara diameter dalam adalah jarak dari dalam pipa ke dalam sisi sebelahnya.

Itulah sederet istilah yang sering digunakan dalam diameter pipa. Saat memesan pipa besi, umumnya Anda hanya perlu menyebutkan berapa diameter yang diinginkan dalam inci, berapa panjangnya, berapa schedule atau ketebalan dindingnya, apa teknik pembuatannya (apakah seamless atau welded), dan apa bahan pipanya. Dengan informasi ini, Anda dapat memesan pipa dengan mudah sesuai kebutuhan tanpa membingungkan penjual.

Baca juga: Mengenal Diameter Pipa Besi dan Istilah Lain dalam Perpipaan

Cara Mengukur Ukuran Diameter Pipa


Anda bisa mengetahui ukuran diameter pipa yang akan digunakan dengan mengikuti beberapa tahapan di bawah ini. Terdapat beberapa cara menghitungnya yang tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

1. Menggunakan Laser Sensor


Cara mudah untuk mengetahui ukuran diameter pipa adalah menggunakan laser sensor. Anda cukup menandai permukaan pipa tersebut karena terdapat laser yang akan menganalisis segala angle pipa yang ada. Mengukur pipa dengan laser sensor dianggap lebih akurat dan cepat.

2. Menggunakan Mikrometer


Selain menggunakan laser sensor, Anda juga bisa menggunakan mikrometer untuk mendapatkan hasil yang akurat, bahkan hingga desimal 0,01. Untuk mengukur diameter bagian luar, Anda hanya cukup meletakkan pipa di antara spindle dan anvil, kemudian putar bagian ujungnya hingga terdengar bunyi klik sebanyak tiga kali. Kemudian, lihat bagian gagang mikrometer untuk mengetahui hasilnya.

Tips Menentukan Ukuran Diameter Pipa yang Benar


Butuh ukuran diameter pipa yang tepat untuk industri? Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui kebutuhannya agar bisa menentukan jenis pipa yang akan digunakan, seperti material dan ketebalannya sehingga terhindar dari terjadinya kebocoran akibat tekanan yang terlalu kuat. Lalu, tentukan ukuran pipa, seperti diameter dan panjangnya. Terakhir, tentukan bentuk pipa yang digunakan karena pada dasarnya menggunakan pipa tak hanya satu bentuk.
Jika membutuhkan beragam ukuran diameter pipa dengan panjang 6 meter, Anda bisa membelinya di PT Karya Prima Suplindo . Sebagai pemasok material konstruksi pipeline untuk industri migas yang telah berdiri sejak tahun 1986, PT Karya Prima Suplindo telah diandalkan banyak perusahaan migas di Indonesia dalam memenuhi beragam kebutuhan komponen perpipaan secara lengkap.
Pemasok ini menjual ukuran diameter pipa seamless dari ½ inci sampai 16 inci dengan panjang 6 meter. Pilihan materialnya ada carbon steel dan stainless steel dengan ketebalan sch 40, sch 80, serta sch 160. Merk pipa yang dijual lengkap, ada Nippon Steel, TPCO, Kobe Steel, Tenaris, Benteler, JFE, Tubos Reunidos, Heng Yang, dan Sanyo Special Steel.
Selain menjual pipa, pemasok ini punya menyediakan komponen pelengkap lainnya, di antaranya ada sambungan pipa, gasket, stud bolt, nut, dan flange dengan tersedia ukuran lengkap yang bisa dicek di katalog PT Karya Prima Suplindo. Semua produk yang dijual komponen ini telah memenuhi standar ASME, API dan ASTM sehingga kualitasnya sudah terjamin bagus. Harga yang ditawarkan pun kompetitif dan selalu ready stock sehingga bisa order kapan pun ketika dibutuhkan. Untuk pemesanan online, silakan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah atau bisa menghubungi salah satu nomor kontak atau alamat email yang tertera di bawah.

Pipa Schedule
March 11, 2026
Dalam dunia konstruksi, manufaktur, hingga instalasi perpipaan industri, istilah pipa schedule sering digunakan untuk menentukan ketebalan dinding pipa.
BX Gasket
March 11, 2026
Dalam sistem perpipaan dan peralatan industri bertekanan tinggi, gasket memiliki peran krusial sebagai komponen penyekat untuk mencegah kebocoran fluida.
Heavy Hex Nut
March 11, 2026
Dalam proyek konstruksi skala besar seperti pembangunan gedung bertingkat, hingga infrastruktur berat, pemilihan komponen pengikat memiliki peran yang sangat krusial.
Orifice Flange
March 10, 2026
Orifice flange merupakan komponen penting dalam sistem perpipaan industri yang berfungsi untuk mengukur laju aliran fluida (flow rate). Agar hasil pengukuran akurat dan sistem tetap aman, instalasi orifice flange harus dilakukan dengan benar dan sesuai standar yang berlaku seperti ASME, ISO, dan API.
Fitting Indonesia
March 10, 2026
Industri minyak dan gas merupakan sektor strategis yang membutuhkan sistem perpipaan dengan standar keamanan dan ketahanan tinggi. Salah satu komponen krusial dalam sistem ini adalah fitting pipa.
Pipa SCH
March 10, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, pemilihan pipa tidak hanya ditentukan oleh diameter dan material, tetapi juga oleh ketebalan pipa yang dinyatakan dalam Schedule (SCH).
Sockolet
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan industri modern, setiap komponen memiliki peran krusial untuk memastikan aliran fluida berjalan aman, efisien, dan sesuai standar teknis.
Concentric Reducer
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan tekanan tinggi, setiap komponen harus mampu menjaga kekuatan, keamanan, dan efisiensi aliran fluida. Salah satu fitting yang memiliki peran penting adalah concentric reducer.
Ring Joint Gasket
March 9, 2026
Dalam sistem perpipaan industri yang beroperasi pada tekanan dan suhu ekstrem, pemilihan gasket yang tepat menjadi faktor krusial untuk menjaga keselamatan dan keandalan sistem.
Flange Weld Neck
March 5, 2026
Dalam sistem perpipaan industri, flange weld neck menjadi salah satu komponen penting yang digunakan pada aplikasi bertekanan tinggi dan suhu ekstrem.